BANGGA BERBATIK MELALUI HARI BATIK NASIONAL 2025
Administrator 02 Oktober 2025 06:26:36 WIB
"Bangga Berbatik" adalah tema kampanye dan semangat perayaan Hari Batik Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Oktober. Peringatan ini bertujuan untuk melestarikan warisan budaya Indonesia, yang juga berfungsi sebagai simbol jati diri bangsa, dengan mengajak masyarakat untuk mengenakan batik dan bangga akan produk lokal.
Setiap tanggal 2 Oktober, bangsa Indonesia merayakan Hari Batik Nasional. Peringatan ini ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 2009, yang menjadi simbol bahwa batik adalah jati diri bangsa Indonesia yang patut dibanggakan dan dilestarikan. Batik sendiri merupakan salah satu karya pengrajin Indonesia yang tidak hanya berfungsi sebagai kain, tetapi juga sebagai penyampai pesan budaya dan filosofi kehidupan. Setiap goresan malam, setiap garis, dan setiap motif yang tertuang di atas kain batik menyimpan cerita.
Tema “Bangga Berbatik” menegaskan bahwa batik bukan hanya sekadar kain bermotif, tetapi identitas bangsa yang pantas dibanggakan, dikenakan dalam kehidupan sehari-hari, dan dikembangkan melalui inovasi. Lewat GBN 2025, batik hadir dalam bentuk pameran interaktif, parade mode batik modern, talkshow, dan workshop—tolok ukur bahwa budaya tradisi bisa menyatu dengan estetika kontemporer.
Tema “Bangga Berbatik” menggugah agar batik tidak terkungkung sebagai kain upacara saja, melainkan bisa ditemui dalam gaya sehari-hari: streetwear, aksesori, motif grafis, bahkan cetakan digital pada produk fesyen modern. GBN memberi platform bagi desainer muda untuk menguji eksperimen motif dan cutting batik yang bisa menembus pasar global.
Dari segi ekonomi, tema ini juga mendukung penguatan industri batik lokal. Dengan meningkatnya apresiasi masyarakat terhadap batik, permintaan terhadap produk kualitas tinggi, teknik batik tradisional, dan motif otentik ikut tumbuh. UMKM batik bisa mendapat perhatian lebih dalam pameran dan pemasaran nasional.
Tantangannya, regenerasi perajin batik masih terhenti di banyak daerah karena upah rendah dan persaingan produk murah. Agar batik tetap hidup, pelatihan digital, pemasaran daring, brand lokal yang kuat, dan insentif bagi perajin kecil menjadi sangat penting.
Komentar atas BANGGA BERBATIK MELALUI HARI BATIK NASIONAL 2025
Formulir Penulisan Komentar
Sinergitas Program
Layanan Mandiri
Silahkan datang ke Kantor Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.
Masukan NIK dan PIN
Komentar Terkini
Statistik Pengunjung
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |























