IBU, RATU TANPA MAHKOTA NAMUN BERTELAPAK KAKI SURGA

Administrator 22 Desember 2025 22:32:43 WIB

Hari ini 22 Desember diperingati sebagai hari Ibu. Hari Ibu dimaknai sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan perempuan Indonesia, tidak hanya dalam peran domestik, tetapi juga di ruang sosial, pendidikan, dan kebangsaan. Peringatan ini mengingatkan bahwa perempuan adalah bagian penting dari sejarah dan masa depan bangsa.

Lebih dari sekadar perayaan simbolik, Hari Ibu menjadi momentum refleksi atas hak, martabat, dan kesempatan yang setara bagi perempuan. Nilai perjuangan yang diwariskan gerakan perempuan menegaskan bahwa kesetaraan adalah fondasi bagi masyarakat yang adil dan berdaya.

Hari Ibu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung peran perempuan secara nyata. Menghormati perempuan berarti membuka ruang partisipasi, menjunjung keadilan, dan memastikan setiap perempuan dapat berkembang serta berkontribusi secara optimal.

Ibu disebut "ratu tanpa mahkota" karena perannya yang mulia, memimpin keluarga dengan kasih sayang, pengorbanan, dan tanpa menuntut balas, layaknya seorang ratu, tetapi tanpa atribut fisik seperti mahkota. "Telapak kaki surga" adalah kiasan bahwa keridaan Allah terletak pada keridaan ibu, di mana membahagiakan dan berbakti pada ibu (dengan cara memuliakan, mendoakan, hingga tradisi seperti mencuci kaki) adalah jalan untuk meraih surga, menunjukkan betapa besar surganya ada pada sosok ibu. 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Sinergitas Program

Layanan Mandiri


Silahkan datang ke Kantor Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukan NIK dan PIN

Komentar Terkini

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Lokasi Desa Badamita